Psikologi Komunikasi : Mengulik Barang Antik Di Pasar Triwindu Surakarta
MENGULIK BARANG ANTIK DI PASAR TRIWINDU
Selasa, 12 Januari 2021 ǀ 13.00 WIB
Seorang pengunjung Eko (49), warga Nguter, Kabupaten Sukoharjo terlihat sedang mencari barang antik di pasar Triwindu. Dia sedang mencari perabotan untuk dipajang dirumahnya karena memang desain rumahnya adalah rumah jaman dahulu.
Kios pertama yang ia tuju adalah kios lampu antik, memang lampu-lampu antic disitu terlihat bagus dan menawan, tidak hanya itu, terdapat beberapa pajangan seperti guci dan barang-barang antic lainnya. “Alasan saya membeli barang-barang antic karena memang rumah saya adalah murni rumah jawa dan saya juga sangat suka dengan barang-barang antic, tidak semua orang memiliki” ucap Eko.
Pasar Triwindu ini dikenal sebagai pusat penjualan barang antic dan kuno yang awalnya bernama Pasar Windujenar, lalu seiring perkembangan Pasar Windujenar berubah nama menjadi Pasar Triwindu. Barang-barang antic yang dijual disini sangat beragam, mulai dari radio kuno, topeng, keris, lampu hias kuno, mainan tradisional, hingga uang dan koin kuno dijual di pasar ini.
Pasar ini dibuka pukul 09.00 – 17.00. “Barang-barang ini sangat diminati oleh penggemar barang kuno terutama orangtua jaman dahulu, biasanya mereka sengaja mengoleksi karena ada sejarahnya bagi mereka yang mengoleksi barang kuno, bahkan pernah ada bule yang ingin membeli barangg kuno untuk dikoleksi juga” ujar salah satu penjaga kios.
Barang yang dijual di pasar ini beraneka ragam harganya, mulai dari yang termurah yakni ribuan, puluhan ribu, ratusan ribu. Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Triwindu yakni Dodi Sudarsono pernah menyampaikan bahwa lahan yang digunakan sebagai Pasar Triwindu awalnya difungsikan sebagai alun-alun Mangkunegaran.
Di dalam pasar ini juga sering digunakan untuk spot foto karena backgroundnya barang-baranh antik dan kuno sehingga kesannya terlihat lebih klasik. Di masa pandemic ini penjual di pasar Triwindu mengalami penurunan karena sedikit orang yang berbelanja barang antik.
Di pasar ini juga bisa tawar menawar tergantung barang apa yang akan dibeli dan kelangkaan barang tersebut. Tidak hanya barang asli kuno, tetapi di pasar ini juga menjual barang replica atau tiruan barang-barang antik dan kuno.
Hingga saat ini barang kuno masih banyak dicari dan memiliki harga jual yang tinggi apabila barang tersebut langka dan susah didapatkan. Di pasar triwindu ini mungkin akan banyak menemukan barang kuno yang sedang dicari.



Komentar
Posting Komentar